
Penamatan Santri Yasrib 2026 Berlangsung Khidmat, Gus Faiz Tekankan Pentingnya Sanad Keilmuan dan Keberkahan Pesantren
Ahad, 17 Juli 2026 menjadi momentum penuh haru dan kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Watansoppeng melalui pelaksanaan acara penamatan santri Tahun Ajaran 2025–2026 jenjang RA, MTs, MA, dan MDH yang dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Yasrib.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Soppeng, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, para tokoh masyarakat, tamu undangan penting lainnya, serta ratusan orang tua santri wisudawan, peserta hifdzil Qur’an, dan hifdzil mutun.
Selain prosesi penamatan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes hafalan Al-Qur’an untuk kategori 1 juz, 3 juz, 5 juz, 7 juz, dan 10 juz. Tidak hanya itu, para santri juga mengikuti penamatan hafalan kitab kuning dan matan dasar kepesantrenan, di antaranya Matan Al-Ajurrumiyah, Safinatun Najah, Aqidatul Awam, Hadits Arbain An-Nawawi, Imrithi, Alfiyah, serta Matnul Ghayah wat Taqrib.
“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi tempat membentuk adab, akhlak, dan keberkahan hidup. Jagalah ilmu yang diperoleh dengan amal dan keikhlasan.”
— Dr. K.H. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun (Gus Faiz)
Suasana semakin semarak dengan hadirnya penceramah nasional, Dr. K.H. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun atau yang akrab disapa Gus Faiz. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan motivasi mendalam kepada para santri dan orang tua tentang besarnya keberkahan hidup di lingkungan pesantren. Gus Faiz juga menekankan pentingnya menjaga semangat belajar, memelihara tradisi keilmuan pesantren yang berkualitas, serta menjaga sanad keilmuan sebagai warisan ulama yang harus terus dilestarikan.
Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib, H. Muh. Taslim Basri dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut, khususnya kepada Gus Faiz yang telah berkenan hadir memberikan tausiyah dan motivasi kepada para santri.
“Teruslah bertakwa kepada Allah SWT, jadilah pribadi yang membawa manfaat, dan jagalah nama baik almamater pesantren.”
— H. Muh. Taslim Basri
Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib
Beliau juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Kepada seluruh santri yang telah tamat, beliau berpesan agar senantiasa menjaga diri, menjaga salat, menjaga ilmu yang telah diperoleh, serta mengamalkannya di tengah masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan jumlah santri yang tamat Tahun 2026 yaitu RA sebanyak 27 santri, MTs sebanyak 182 santri, dan MA sebanyak 82 santri dengan total keseluruhan 291 santri. Selain itu, beliau juga memaparkan berbagai program pengembangan pondok pesantren ke depan serta menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh muhsinin dan dermawan yang selama ini telah banyak membantu perkembangan Pondok Pesantren Yasrib.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal dan penuh dedikasi demi menyukseskan rangkaian kegiatan penamatan tahun ini sehingga dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna.

















